Patricia Marlin Rombe
Jumat, 29 September 2017 | 06:36

Unesco: Ingat, Guru Berperan Penting bagi Masa Depan Indonesia

Prof. Arief Rachman, Ketua Eksekutif Komisi Nasional untuk Unesco

JAKARTA, NETRAL VOICE - Kepala perwakilan Unesco Prof. Arief Rachman di Indonesia telah meminta para guru untuk lebih aktif membantu membentuk masa depan negeri, serta mendesak berbagai sekolah untuk merangkul teknologi demi meningkatkan standar pendidikan.

Dia menyanjung para guru. "Ingat guru sangat berperan penting bagi masa depan Indonesia," katanya.

Berbicara di hadapan lebih dari 100 profesional pendidikan di Global Educational Supplies and Solutions Indonesia (GESS) Indonesia, Prof. Arief Rachman, Ketua Eksekutif Komisi Nasional untuk Unesco berpendapat bahwa guru memiliki tanggung jawab yang lebih besar daripada hanya memberikan pengetahuan.

“Mereka harus membantu membangun karakter siswa dan mengembangkan potensi intelektual, spiritual, fisik dan emosional mereka," tambah Arief, yang juga mendesak sekolah untuk membuat pendidikan relevan dengan memasukkan isu-isu penting seperti perubahan iklim, inklusivitas dan keamanan, di Jakarta, Jumat (29/9/2017).

Arief sebagai tokoh yang sangat dihormati di sektor pendidikan Indonesia juga memuji upaya sektor swasta dalam membantu memperbaiki standar pendidikan di negara ini.

“Saya terperangah dengan beragam teknologi yang dipamerkan di GESS Indonesia. Hal ini sangat penting untuk mendorong sekolah merangkul inovasi dan teknologi demi memastikan pendidikan berkualitas diberikan kepada anak-anak kita,” ujarnya.

David Hodgson, pelatih NLP internasional ternama, juga menggarisbawahi peran penting yang dimainkan guru dalam mempersiapkan kesuksesan para siswa bagi sekolah dan masa depan.

"Bagi banyak guru, fokusnya adalah menyampaikan pengetahuan yang benar dan penting. Tapi guru juga perlu menyadari bahwa menyiapkan mood untuk belajar merupakan langkah penting dalam proses pendidikan dan membantu siswa mencapai hasil yang lebih baik," ujarnya.

GESS Indonesia berhasil menyelesaikan edisi 2017, dengan berbagai ungkapan optimis dari para peserta pameran lokal dan internasional tentang prospek bisnis mereka di Indonesia.

Ahmed Mustafa, Director of Business Development, Ward's Science mengatakan bahwa acara tersebut memiliki perpaduan yang tepat antara guru dan administrator, audiens yang sangat tepat untuk mereka temui.

"Kami senang berada di Indonesia, sebuah negara yang sedang berinvestasi besar untuk mengembangkan sektor pendidikannya dan merupakan pasar yang berkembang pesat, hal ini membuat kami ingin memiliki kehadiran yang kuat, dan GESS adalah platform yang ideal bagi kami untuk terhubung dengan masyarakat lokal. mitra dan pelanggan. "

Country Manager ViewSonic, Darren Low, mengatakan bahwa mereka mencapai tujuan mereka tahun ini, setelah bertemu dengan calon pelanggan dan mitra bisnis potensial.

"Kami juga mendapat banyak saran dari para guru tentang bagaimana cara kami dapat meningkatkan kualitas produk kami. Kami melihat banyak potensi di pasar ini, dan berharap dapat berpartisipasi lagi tahun depan. "

Penyelenggara GESS, rangkaian acara pendidikan global yang juga berlangsung di Dubai, Meksiko dan Turki, menyampaikan apresiasinya atas mitra acara dan para pengunjung yang telah hadir, dan mereka berjanji untuk mempresentasikan acara yang lebih menarik di tahun depan.

"Saran-saran yang sangat positif telah banyak kami terima dan kami berharap untuk dapat terus menjadi sebuah wadah yang relevan bagi bisnis yang berfokus pada bidang pendidikan di negara berkembang seperti Indonesia, sebuah pusat kekuatan pendidikan dan ekonomi yang sedang berkembang di dunia," kata Matt Thompson, Director, F&E Education.

GESS 2018 akan berlangsung pada 26-28 September 2018 di Jakarta Convention Center.

 


Komentar