Herlina Songga
Minggu, 24 September 2017 | 08:56

Ojek Payung, Pahlawan Saat Hujan

Ojek payung

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Bagi sebagian orang hujan dianggap penghambat aktivitas. Tapi tidak bagi mereka.
Akhir-akhir ini cuaca sering tidak menentu. Sebentar panas, sebentar hujan. Banyak orang mengeluhkan panas karena teriknya. Dan tidak sedikit dari mereka mengeluhkan hal sama saat hujan turun.

Hujan dianggap bisa menghambat aktivitas yang mereka lakukan. Sebagaimana kita tahu, hujan sudah menjadi langganan musim di negara kita. Untuk antisipasinya sesuai peribahasa "sedia paung sebelum hujan". Bagi sebagian orang membawa payung dirasa ribet dan sulit dibawa.

Mengingat belum adanya payung hujan portable. Namun hal ini bisa disiasati dengan menggantinya dengan jas hujan. Tapi daripada repot dan ribet, tanpa harus takut basa kuyup kena air hujan, kita bisa gunakan jasa tukang ojek payung.

Saat hujan turun, kita tinggal panggil saja mereka dan mereka akan mendatangi kita. Ada juga yang belum dipanggil, mereka sudah berinisiatif menawarkan jasanya. Profesi ini biasa dilakukan anak sekolahan.

Tarifnya cukup murah tergantung ukuran payung yang digunakan dan jarak tempuh. Profesi ini muncul seiring banyaknya orang yang lupa dan malas membawa payung kemana-mana dan ditambah orang-orang indonesia yang super kreatif bisa memanfaatkan peluang.

Di kala hujan, mereka bersukacita, karena di situlah ada kesempatan meraih rezeki. Mungkin tak banyak, tapi lumayan buat penghasilan tambahan, apalagi bagi anak-anak, lebih dari sekedar uang jajan.

Mereka tak mematok harga, kalau dikasih Rp 2.000, mereka tetap terima. Apalagi kalau Rp 5.000, wajah mereka ceriah.
Meski sepele, namun mereka adalah pahlawan di kalan hujan. Ketika mereka menyodorkan payung, mereka rela kehujanan sekalipun, yang penting pelanggannya nyaman tak kehujanan atau basah kuyub.

Kalau pelanggannya kasihan, biasanya mereka digandeng masuk ke payung, tapi kalau kebetulan payungnya kecil, mereka senang-senang aja kehujanan mengantar pelanggannya sampai tujuan.

Mantel Plastik
Para ojek payung pun kini mulai kreatif. Tidak hanya menawarkan payung tapi mereka pun menawarkan mantel plastik yang dirancang hanya sekali pakai.

Di Stasiun Depok Lama, Kota Depok, Jawa Barat misalnya, mantel plastik dengan aneka warna ditawarkan dengan harga Rp 10.000. Bagi yang akan naik motor, atau naik ojek, mantel plastik menjadi pilihan ketimbang payung.

Meski sederhana, profesi ojek payung pun menjadi kebutuhan saat hujan turun. Nah, saat ini musim hujan sudah mendekat, kalau tidak sedia payung dari rumah atau kantor, Anda tak perlu khawatir saat turun dari angkutan umum, atau kereta maupun Transjakarta, ojek payung sudah siap melayani Anda.


Komentar