Patricia Marlin Rombe
Jumat, 22 September 2017 | 01:31

Meluas, Dukungan Petisi Tahan Ketua DPR Setya Novanto  

Aksi demo mendesak KPK segera menahan Setya Novanto

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dukungan untuk petisi agar Ketua DPR Setya Novanto segera ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), makin meluas. Petisi yang dibuka sepekan lalu ini kini sudah ditandatangani 25.524 pendukung, Jumat (22/9/2017).

Hanya butuh 9.476 tanda tangan lagi untuk mencapai 35.000 lalu disampaikan ke KPK. Dukungan ini diperkirakan akan makin terus bertambah melebihi angka 35.000 dalam pekan ini. Ketua DPR Setya Novanto tersangka kasus korupsi akbar senilai Rp 2,3 triliun dalam kasus e-KTP.  

Demikian laporan terkini dari Yansen Dinata penggagas petisi tahan Setya Novanto lewat change.org yang dirilis, Jumat (22/9/2017). Petisi ini seolah kejar-kejaran dengan sidang praperadilan yang ditempuh Setya Novanto yang diharapkannya bisa membebaskan jeratan hukum dalam kasus e-KTP tersebut.

Yansen Dinata menuliskan demikian:

Bahwa KPK memanggil Setya Novanto ke 2 kalinya tetapi ia mangkir lagi. Ini menyulitkan pemeriksaannya sebagai tersangka dugaan korupsi e-KTP. Pekan lalu ia mangkir karena sakit, sekarang masih dengan alasan yang sama. Karena itu kita perlu terus kawal kasus Novanto. Jangan sampai ia tarik ulur dalam penyidikan kasusnya. Semakin lama, semakin banyak cari cara untuk dia lepas dari jerat hukum.

Kamis, 14 September lalu Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi mendatangi KPK. Sejumlah masyarakat dari berbagai elemen menyuarakan untuk segera tahan Novanto. Sementara aksi dilakukan di depan kantor KPK Merah Putih. Sebagian koalisi bertemu dengan pimpinan KPK Laode M Syarief. Laode menyatakan komitmennya dalam menyelesaikan kasus Novanto.

Di tengah banyak isu yang bermunculan saat ini. Jangan sampai kita teralihkan. Kita tidak boleh lengah. Kita harus tetap fokus mengawal kasus ini.

Untuk itu saya mengajak teman-teman untuk kembali bergerak mendesak Novanto agar koorperatif dalam panggilannya. Jika ia tidak merasa salah, untuk apa dia takut. Kehadirannya menunujukan posisi kebenaran.

Selain itu, kita minta KPK untuk memeriksa kesehatan Novanto dengan Dokter Independen sebagai second opinion. Hal ini juga penting untuk akuntabilitas dan transparansi.

Bantu saya dukung dan sebarkan link petisi ini dengan tagar #TahanSN. Mari suarakan melalui setiap akun media sosial kalian (Twitter, Facebook, WhatsaApp dan lainya)

Saya akan twitt ini di twitter

“Papa @sn_setyanovanto GWS! Jangan takut kalau tidak salah #TahanSN”

“@KPK_RI segera periksa kesehatan Novanto dengan Dokter Independen #TahanSN”

Salam


Komentar