Patricia Marlin Rombe
Kamis, 07 September 2017 | 05:02

Ini Dia Cabai Terpedas dari Toraja

Cabe Katokkon, jenis cabai terpedas Indonesia dari Toraja/istimewa

Anda pernah makan cabe terpedas di dunia? Kalau bicara cabe terpedas di dunia, tak perlu jauh-jauh ke luar negeri seperti Eropa atau Amerika Latin.

Di Indonesia pun, tepatnya di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, Sulawesi Selatan ada cabe terpedas. Bisa jadi yang terpedas di Indonesia, bahkan dunia.

Di Toraja ada dua cabe yang pedas, yakni:

1. Lada Katokkon

Orang Toraja sendiri menyebut cabe dalam bahasa lokal lada Katokkon. Lada artinya cabe, sedangkan Katokkon merupakan nama untuk cabe terpedas ini, karena bentuknya mirip Katokkon.

Lalu apa itu Katokkon? Ini adalah nama benda berupa tempat makanan orang Toraja zaman dulu yang dibuat dari anyaman tuyu, sebangsa rumput yang juga bisa dibuat tikar dan topi. Tanaman ini biasanya tumbuh di sawah atau rawah mirip daun serei, tetapi helainya lebih kecil.

Bentuknya seperti bakul di sudut dasarnya bersegi empat atau bisa juga enam dan bentuknya bisa mengikuti penuh makanan atau tidak. Kalau penuh makanan, akan kelihatan rata, sedangkan kalau tidak penuh kelihatan berlekut dan bersudut.

Karena itulah, bentuk lada Katokkan memang mirip dengan Katokkan atau sebagian orang Toraja menyebutnya Kumare. Lada Katokkon benar-benar merupakan cabe terpedas.

Ketika masih mudah, tampak hijau menggelantung di tangkainya. Saat matang, warnanya beribah menjadi oranye mengkilat, sehingga indah kelihatan dan juga mirip cabe Pabrika. Hanya saja pabrika sama sekali tidak pedas.

Nah, kalau orang tidak tahu kalau cabe ini pedas sekali, bisa jadi langsung digigit saat dipetik, karena warnanya yang menggiurkan seperti pabrika matang. Namun, saat menggigit akan langsung terasa pedasnya bukan kepalang.

Cabe ini menjadi menu favorit masakan khas Toraja. Biasanya digunakan untuk bumbu masak ikan, ayam, atau daging babi dan kerbau. Khusus daging babi, biasanya digabung dengan sayur miyana atau juga daun keloak yang oleh orang Toraja menyebutnya sayur pangi.

Untuk bumbu ikan atau belut, lada Katokkan sangat pas rasanya. Jadi, kalau ada acara adat atau pesta orang Toraja, pastilah yang dicari adalah masakan dengan bumbu Lada Katokkon.

Cabe itu hanya tumbuh di dataran tinggi dan berhawa dingin. Tanaman ini jarang ditemukan di wilayah Indonesia lainnya, kecuali dibudidayakan oleh orang Toraja di daerah yang agak dingin seperti Bogor, Depok, Bandung, dan daerah lainnya. Yang jelas, di daerah lain sulit ditemukan, selain di Toraja.

2. Lada Barra

Selain Lada Katokkon, cabe terpedas lainnya yang tumbuh di Toraja adalah Lada Barra. Cabe ini sangat kecil seperti biji beras padi yang oleh orang Toraja disebut Barra.

Seperti Lada Katokkon, Lada Barra juga menjadi bumbu favorit masalakan khas orang Toraja saat pesta. Entah karena berada di dataran tinggi yang dingin, kebanyakan orang Toraja suka makanan pedas.
Nah, kalau Katokkon jarang ditemukan di daerah lain, Lada Barra relative bisa ditemukan di wilayah lain dan bisa tumbuh di hutan-hutan di bawah pepohonan bisa tumbuh berdampingan.

Itulah sekedar perkenalan soal cabe terpedas dari Toraja. Daerah ini sendiri adalah daerah wisata budaya dan alam yang sangat eksotik selain Pulau Dewata Bali. (Patricia Marlin )


Komentar